Thursday, 5 March 2015

Berita Pagi

Belajar dari jagung

Ketika menanam jagung bersama ayahandanya
Ayhnya berkata ;
Jagung harus engkau tutup dengan tanah
Agar tidak dimakan oleh burung dan ayam
Benih jagung tertutup tanah
Dia harus menanggung beban yang menimbunnya
Tetapi karena engkau tutup itulah jagung akan tumbuh dan berbuah

Sambil terus menanam ayahandanya melanjukan ceritanya
Hidup kita saat ini seperti bibit jagung yang kau tutup tanah,tinggal di tengah hutan dan susah
Tetapi ketahuilah anakku, suatu saat nanti kau akan tumbuh menghasilkan buah yang enak dimakan
Jadilah kamu bibit yang baik, bertahanlah dan bersabarlah atas segala kesulitan yang datang

Bila jagung sudah tumbuh nanti, harus kau siram dengan pupuk.
Begitulah pula hidupmu, anakku
Siramilah hidupmu dengan ayat Al-Quran, agar kehidupanmu segar
Rendahkan dirimu, agar air itu menghampirimu
Karena tabiat air mendatangi tempat yang lebih rendah
Pupuklah kehidupanmu dengan cara bersahabat dan bergaul bersama orang yang sholeh dan baik
Perlakukan mereka seperti saudaramu sendiri.

Kadang pupuk itu aromanya tak sedap, tetapi menyuburkan tanah tempatmu tumbuh
Nanti kau akan bertemu dengan teman yang mengkritik dan menyakiti, anggaplah itu pupuk kandang buatmu.

Re-Born
Menjadi terlahir kembali untuk baik
Dar'2015